h1

Pemungutan Pajak BPHTB

Agustus 10, 2015

Sejak di terbitkan dan ditetapkannya Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah untuk memungutnya dari Rakyat. Baca entri selengkapnya »

h1

Akuisisi untuk memonopli 2

Desember 12, 2013

Kemarin kita sudah membahas akuisisi untuk memonopoli yang dilakukan perusahaan yang memproduksi sesuatu kepada perusahaan yang memasarkan produk tersebut.

Tujuan memonopoli untuk menjadi lebih besar tidak terbatas pada hal tersebut diatas.

Cara lain untuk mewujudkan tujuan ersebut di atas yaitu suatu perusahaan memngakuisisi perusahaan yang memroduksi bahan baku, dengan mengambilalih perusahaan yang memroduksi bahan baku, maka mereka yang memroduksi barang jadi akan mendapatkan harga bahan baku yang lebih murah dari perusahaan pesaingnya yang menggunakan bahan baku tersebut, jadi dalam memroduksi barang jadi akan mendapatkan biaya produksi yang lebih murah dan barang yang dipasarkan juga akan lebih murah ketimbang harga pasaran yang ada.

Sebagai contoh perusahaan mie instan mengambilalih atau melakukan takeover atau melakukan akuisisi terhadap perusahaan yang memproduksi tepung terigu, dengan hal tersebut perusahaan yang memroduksi mie instan akan mendapatkan harga tepung terigu yg lebih murah dan akan menghasilkan mie instan yang lebih murah dari pada harga pasaran, sehingga produk mie instan dari perusahaan lain akan lebih mahal. Dengan harga produk pesaing lebih mahal di pasaraan, maka konsumen akan lebih memilih yang lebih murah

h1

Akuisisi Untuk Memonopoli

Desember 10, 2013

Menjadi pengusaha yang hebat dan menguasai pasar memang menjadi tujuan dari orang melakukan usaha, tujuan tersebut akan dilakukan dengan berbagai macam cara. Cara-cara tersebut bisa melalui kartel yang menciptakan hambatan bagi pelaku usaha lain untuk masuk, ada juga yang melakukan dengan cara memangkas harga hingga meminimalkan keuntungan atau malah dengan harga rugi, agar konsumen membeli produknya dan meninggalkan produk pesaing, cara-cara itu sangat jelas melanggar hukum.

Untuk mensiasati cara yang lebih halus dan tidak jelas-jelas melanggar hukum dengan melakukan corporate action seperti Merger dan Akuisisi (Takeover). Cara ini tidak langsung terlihat melanggar hukum akan tetapi pasti terselip niatan untuk menjadi lebih besar dengan cara yang halus.

Merger pasti terjadi dengan perusahaan yang sejenis atau memiliki kegiatan usaha yang sejenis, dimana salah satu perusahaan akan melebur atau bergabung sehingga yang masih berdiri hanya satu baik hasil penggabungan atau perusahaan yang menerima penggabungan. Disini sangat jelas pasti salah satu pesaing akan hilang sehingga pasar akan dikuasai oleh lebih sedikit pelaku usaha.

Akuisisi atau Takeover lebih akan dipilih karena bisa dilakukan kepada perusahaan yang tidak sejenis, dan dengan perpindahan pengendalian pelalu usaha yang melakukan akuisisi akan leluasa mengendalikan perusahaan yang di Takeover untuk mengurangi persaingan atau malah memonopoli.

Akuisisi atau takeover yang berniat mengurangi persaingan atau memonopoli biasanya akan mengubah anggaran dasar sehingga semua keputusan perusahaan berdasarkan arahan atau kebijakan dari perusahaan yang mengambil alih. Ciri lain dari akuisisi yang berniat mengurangi persaingan atau memonopoli yaitu dengan mengakuisisi perusahaan yang kegiatan usahanya menggunakan jasa atau barang perusahaan yang mengakuisisi. Contoh sebuah perusahaan yang memproduksi obat mengakuisisi perusahaan yang kegiatan usahanya sebagai rumah sakit, perusahaan yang mengakuisisi pasti ingin produknya dijual sebanyak-banyaknya oleh rumah sakit tersebut, yaitu dengan cara membuat kebijakan yang menimbulkan hambatan bagi pelaku usaha yang memproduksi obat lainnya, atau dengan memerintahkan bagi dokter yang berada di rumah sakit tersebut untuk meresepkan produk obatnya lebih banyak dari produk lain.

Atau contoh lain sebuah perusahaan yang memproduksi suatu barang mengakuisisi perusahaan retail, sehingga perusahaan yang mengakuisisi dapat membuat kebijakan pembatasan produk lain, atau dengan menempatkan barang dari perusahaan lain pada tempat2 yang jarang atau malah tidak begitu terlihat, atau juga dengan melakukan promo terhadap produknya agar produknya lebih laku dari pada produk perusahaan lain.

Begitulah sebagian cara sebuah perusahaan untuk menjadi besar dengan cara yang kurang baik.

h1

Akuisisi yang membunuh

Juli 30, 2012

Akhir-akhir ini kita sering mendengar beberapa perusahaan raksasa membeli peruhahaan lain, pembelian tersebut dikenal sebagai istilah akuisisi yang mengakibatkan perubahan kendali pada perusahaan yang diambil-alih.

Tujuan perbuatan tersebut hanyalah untuk membuat perusahaan lebih besar dan meraup keuntungan lebih besar juga, akan tetapi juga digunakan untuk mengurangi persaingan, dengan membeli perusahaan pesaing dan kemudian membunuhnya. Baca entri selengkapnya »

h1

Gebrakan Facebook Setelah Akuisisi Instagram

April 20, 2012

Setelah heboh dengan pembelian instagram oleg Facebook beberapa pekan lalu, gebrakan apa yang akan dilakukan oleh facebook dengan teknologi instagram itu, terdengar dan sudah ditampilkan oleh Facebook itu, dengan tampilan profil yang menggunakan Timeline foto profilnya lebih besar, selain itu facebook juga mengeluarkan feature foto hires. Akan tetapi fasilitas foto hires tersebut tidak dapat langsung dirasakan oleh pengguna facebook, yup karena fasilitas tersebut baru dapat dinikmati dengan browser Chrome dan firefox yang terkini. Baca entri selengkapnya »

h1

Persekongkolan Jadi Jalan Masuk Terjadinya Korupsi

Februari 23, 2012

Proses pengadaan barang dan jasa pemerintah yang merupakan suatu prosedur bagi pemerintah untuk membeli barang atau jasa yang dibutuhkan pemerintah, kebutuhan barang dan jasa tersebut harus dibeli dengan harga yang wajar dengan kualitas terbaik, oleh karena itulah dilakukan proses tender. Proses tender tersebut merupakan persaingan antara para penyedia barang atau jasa agar barang atau jasa mereka dibeli oleh pemerintah. Proses tersebut tunduk pada peraturan mengenai Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, proses pengadaan tersebut sangat rawan terjadi tindak pidana korupsi. Baca entri selengkapnya »